Sleman Perluas Transformasi Digital Desa untuk Perkuat Layanan Administrasi
Pemerintah Kabupaten Sleman mempercepat program transformasi digital desa dengan memperkenalkan layanan administrasi berbasis aplikasi di seluruh desa. Melalui platform ini, warga dapat membuat berbagai surat administrasi tanpa harus mendatangi kantor desa, sehingga waktu dan biaya dapat ditekan secara signifikan. Langkah ini dinilai sebagai tonggak penting dalam mewujudkan tata kelola desa yang modern.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa menyampaikan bahwa digitalisasi desa merupakan salah satu strategi untuk mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih transparan. Setiap layanan yang diajukan masyarakat tercatat secara otomatis dalam sistem, sehingga potensi maladministrasi dan praktik tidak etis dapat diminimalisasi. Pemerintah daerah juga menyiapkan pusat bantuan digital untuk perangkat desa yang masih membutuhkan pendampingan.
Penerapan sistem digital ini disertai dengan peningkatan kapasitas perangkat desa. Pelatihan intensif dilakukan agar aparat desa memahami alur pelayanan berbasis elektronik. Selain itu, pemerintah menyediakan operator khusus di beberapa desa yang tingkat literasi digitalnya masih rendah. Hal ini menjadi upaya konkret agar tidak terjadi kesenjangan antar wilayah.
Masyarakat menyambut baik kemajuan ini karena mereka tidak perlu lagi menunggu lama atau datang berulang kali untuk mendapatkan layanan administrasi. Warga yang bekerja di luar kota bahkan bisa mengakses layanan tanpa harus pulang ke desa. Kelebihan lain adalah seluruh data terintegrasi dengan pemerintah kabupaten sehingga penetapan program pembangunan dapat lebih akurat.
Ke depan, pemerintah Kabupaten Sleman merencanakan integrasi layanan desa dengan sistem kependudukan nasional dan layanan keuangan daerah. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pelayanan digital yang lebih lengkap dan berkelanjutan.