Program Layanan Kesehatan Bergerak Dorong Pelayanan Publik di Daerah Terpencil
Kementerian Kesehatan meluncurkan program "Layanan Kesehatan Bergerak" yang bertujuan menjangkau wilayah terpencil yang sulit mengakses fasilitas kesehatan. Program ini bekerja dengan konsep mobile clinic menggunakan kendaraan khusus yang dapat membawa peralatan medis dasar hingga pemeriksaan ultrasonografi. Dalam dua bulan pertama pelaksanaan, program ini telah menjangkau lebih dari 150 desa di wilayah pegunungan dan daerah perairan. Warga yang sebelumnya harus berjalan kaki berjam-jam menuju puskesmas kini dapat memperoleh layanan kesehatan di desa masing-masing. Pemeriksaan ibu hamil, imunisasi anak, dan pengobatan penyakit umum menjadi layanan yang paling banyak diminati.
Selain memberikan layanan medis, petugas juga melakukan edukasi kesehatan, mulai dari pola hidup bersih hingga pencegahan stunting. Pemerintah menilai bahwa edukasi merupakan kunci keberlanjutan pelayanan publik di bidang kesehatan. Harapannya, masyarakat dapat menjaga kesehatan secara mandiri setelah layanan bergerak kembali ke pusat. Program ini tidak berjalan tanpa hambatan. Infrastruktur jalan yang terbatas membuat beberapa unit layanan bergerak harus dimodifikasi agar mampu mencapai daerah ekstrem. Selain itu, keterbatasan tenaga kesehatan membuat pemerintah melakukan rekrutmen tambahan serta memanfaatkan tenaga kesehatan kontrak untuk memenuhi kebutuhan.
Meski demikian, respons masyarakat sangat positif. Banyak daerah meminta agar jadwal kunjungan ditingkatkan, karena layanan ini dianggap sebagai terobosan signifikan bagi pemerataan akses kesehatan. Pemerintah merencanakan penambahan 120 unit mobile clinic pada tahun berikutnya untuk memperluas cakupan pelayanan.